Maria Teneva on Unsplash Peristiwa demi peristiwa tak pernah tampak begitu kebetulan. Selalu saja ada secuil hal yang terus akan melempar kita kembali ke masa yang sukar bagi kita untuk berdamai. Takkan pernah mudah memang mewujudkan kata-kata menjadi sebuah aksi. “ Berdamai dengan masa lalu ”. Omong kosong. Tidakkah kita tahu betapa sulitnya itu untuk dilakukan? Bahkan ketika kita tidak betul-betul mengikat kuat diri kita dengan seseorang ataupun sesuatu. Tetap saja kita tidak bisa selalu berpikir bahwa kita bisa mengendalikan diri kita dari segala yang pernah singgah. Lama maupun sementara. Kemudian kita merasa kita mempunyai pilihan yakni dengan melibatkan orang lain. Sungguh? Apa yang terbesit di kepala kita saat kita mencari sosok yang kuat demi melindungi kita? Tidakkah yang kuat pun pernah rapuh? Apa kita begitu yakin meminta pertolongan pada yang kala rapuh yang kini mendadak menjadi tangguh? Pernahkah kita menelusurinya terlebih dahulu? Tidakkah seringkali kita h...
Narator Katarsis adalah sebuah jurnal daring berisi ide, kontemplasi, dan puisi si penulisnya.