![]() |
| Andrik Langfield on Unsplash |
senja dinanti
diriku diharapkannya
tentang waktu
semua 'kan berjalan
sesuai angannya
tatkala hembusan angin
mengindahkannya
kesadarannya lalai meraih
langkah yang tak kunjung dipijak
membuatnya kaku
masih diharapakannya diriku
lamunannya kuat
menguasainya
mentari memamitkannya
digantikannya oleh bulan
memandangnya sebagai kabar baru
tak satupun saling menghiraukan
seolah saling berseteru
namun satu yang tetap tinggal
menyaksikan kecanggungan itu
sepoi angin
silir-semilir
yang tak diindahkannya
yang lalai diraihnya
secarik kertas tertulis pesanku
untuknya agar berhenti menunggu
angin yang setia menemaninya
membantuku menyampaikannya
baru saat itu ia tahu
ia pun dinanti
oleh angin
yang tak diindahkannya

Komentar
Posting Komentar